Momentum Article Competition 2011

Ketentuan Peserta merupakan Mahasiswa aktif Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran yang disediakan, formulir dan template bisa di download melalui link di bawah Download Formulir Momentum Article Competition Artikel More »

Fourty Mine, Dies Natalies JAFT ke – 49

Semarang (10/11),  Arsitektur Undip kembali menggelar acara perayaan Dies Natalies Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip yang ke 49 di halaman kampus Arsitektur. Dengan mengusung tema “Fourty Mine”, Amogashida, HM Arsitektur mengadakan serangkaian More »

Elleftition 2011: New Spirit for Advance Technology

Dengan mengusung tema New Spirit for Advance Technology, Teknik Elektro Undip menggelar elleftition 2011 yang diadakan pada hari minggu 30 Oktober 2011 yang bertempat di gedung lt.3 Teknik Elektro Undip. Elleftition 2011 More »

Mechanical Education Fair 2011

Mechanical Education Fair 2011 merupakan Program kerja dari Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) yang berupa acara dengan tujuan memberikan pendidikan kepada masyarakat umum. Untuk tema Mechanical Education Fair tahun ini mengangkat tema “Mengembangkan More »

Berprestasi bersama UKM Sepak Bola FT Undip

Mungkin masih segelintir orang yang tahu tentang UKM Sepak Bola yang ada di FT. Ya pada bulan april 2011 lalu Departemen PORA BEM FT Undip telah membentuk UKM Sepak Bola untuk mahasiswa FT, Mahasiswa teknik S1 perkapalan yang bernama Bagus Putra Kurniawan dan lahir di Kudus, 6 maret ini adalah ketua dari UKM sepakbola Fakultas teknik. Bagus ditunjuk dari BEM-FT untuk menjadi ketua UKM sepak bola ini. Pada awalnya Bagus mengawali karier dari atlet tolak peluru,basket,dan atlet lari sejak SMP.

Menurut Bagus ada halangan di UKM itu sendiri terutama masalah financial dan perhatian dari PORA BEM kurang.  Anggota dari UKM ini berjumlah 22 orang, 22 orang ini adalah skuad dari tim bola tenik itu sendiri yang terdiri dari 19 pemain 2 official,1 manager.  Pelatih yang diambil adalah pelatih muda yng banyak inovasi dan menerapkan permainan-permainan modern,diambil dari tim senior union fc, pelatih ini tidak di gaji hanya dibri tanda terimakasih saja dari hasil kejuaraan.

Semenjak terbentuk UKM sepakbola teknik sudah mendapat prestasi. Prestasi-prestasi yang sudah di raih adalah juara 3 olimpiade UNDIP dan juara 1 FISIP CUP. Hasil dari prestasi tersebut di masukan di khas UKM dan kedepannya bisa digunakan untuk mengikuti turnamen lainnya. Menurut Bagus lawan yang tangguh dari fakultas hukum. Dan menurut Bagus dari semua pertandingan Tim yang paling siaplah yang menang.

Sayangnya tidak ada seleksi lagi bagi pemain baru karena tim suadah terbentuk untuk latihan semua bisa datang latihan, setiap latihan akan di pantau apabila ada dari peserta latihan yang bagus akan dimasukan tim apabila ada anggota tim yang lain yang sudah wisuda/mengerjakan TA. Jadwal latihan sendiri itu tidak tetap tapi akan di usahain untuk hari sabtu dan minggu dan hari kamis juga di usahkan karena tergantung lapangnnya sendiri ada atau tidak.

Pesen dari Bagus “ buat temen-temen yang punya bakat dan ingin menyalurkan bakat ikut latihan saja, kesempatan selalu ada”

Pengumuman Pemenang Momentum Article Competition

1. Fary Nur Faizal (Teknik Arsitektur 2010)
2. Poso Nasution (Teknik Lingkungan 2010)
3. Dessy Tri Nugraheni (Teknik Lingkungan 2010)

Selamat kepada para pemenang terpilih, Pengambilan hadiah dapat dilakukan pada Hari Senin 12 Desember 2011 pukul 16.00 WIB di PKM FT UNDIP dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Pengambilan hadiah harus dilakukan oleh peserta bersangkutan (tidak dapat diwakilkan)
  • Menunjukan Kartu Tanda Mahasiswa atau Kartu identitas lainnya

Momentum Article Competition 2011

Ketentuan

  • Peserta merupakan Mahasiswa aktif Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
  • Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran yang disediakan, formulir dan template bisa di download melalui link di bawah

Download Formulir Momentum Article Competition

  • Artikel dengan judul bebas dengan tema ” Mahasiswa dan Dunia Pekuliahan
  • Peserta hanya boleh mengirimkan sebanyak-banyaknya 1 (satu) artikel
  • Artikel belum pernah diikutkan dalam kompetisi atau lomba lain dan belum pernah dipublikasikan di media cetak maupun elektronika manapun
  • Artikel bersifat orisinil atau asli buatan sendiri. Apabila dikemudian hari diketahui dengan sengaja menjiplak karya orang lain tanpa izin, kemenangannya akan dianulir dan wajib mengembalikan hadiah yang diperolehnya serta risiko dari hasil plagiat menjadi tanggung jawab peserta
  • Keputusan dewan juri mutlak
  • Artikel Dikumpulkan dengan format .rar menjadi satu dengan formulir pendaftaran dan dikirimkan ke alamat email : momentum@student.undip.ac.id selambat-lambatnya tanggal 28 November 2011, dengan subyek Email : MAC [spasi] Nama [spasi] Judul Artikel

      Contoh : MAC Budi Pentingnya Pers Mahasiswa dalam Kampus

  • Pengumuman Pemenang akan dilakukan via SMS dan website pada tanggal 5 desember 2011
  • 3 Artikel yang terpilih sebagai pemenang akan di pubikasikan pada leaflet momentum bulan Desember 2011

Petunjuk Penulisan

  • Artikel menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  • Tulisan tidak bersifat emosional atau tidak subjektif.
  • Naskah diketik 1,5 spasi dengan menggunakan jenis dan ukuran huruf “Times New Roman 12pt”.
  • Artikel maksimal terdiri dari 500 kata.
  • Parameter penilaian:

      > Isi dan materi artikel
      > Sistematika penulisan
      > Tata bahasa dan pemilihan kata

  • Batas pengetikan:

      > samping kiri 4 cm
      > samping kanan 3 cm
      > batas atas 4 cm
      > batas bawah 3 cm

NB : Panitia Momentum Article Competition sama sekali tidak mengenakan biaya atau pajak apapun kepada peserta

Fourty Mine, Dies Natalies JAFT ke – 49

Semarang (10/11),  Arsitektur Undip kembali menggelar acara perayaan Dies Natalies Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip yang ke 49 di halaman kampus Arsitektur. Dengan mengusung tema “Fourty Mine”, Amogashida, HM Arsitektur mengadakan serangkaian acara yang menampung berbagai kreatifitas dan aspirasi mahasiswa JAFT. Acara yang diadakan tepat pada Hari Pahlawan ini, meliputi rangkaian acara berupa Food Bazar yang melibatkan 16 stand, Jamming berupa perform band-band umum, Rally Photo dengan mengusung tema “Aspirasi”, design product competition serta pawai mahasiswa Arsitektur dan ditutup dengan acara puncak pentas musik akustik dari band-band lokal di area kampus Arsitektur Undip. Serangkaian acara yang berlangsung dari pukul 10.00 wib diakhiri oleh acara pawai keliling oleh mahasiswa Arsitektur Undip yang menampilkan hasil karya perlombaan sculpture pada acara car free day di Jalan Pahlawan, Minggu 13 November 2011.

Reporter : Ranny, Laras

Organisasi vs Study Oriented ?

“High GPA will get you to job interview, but High Leadership will get you to bright future”

-Anies Baswedan-

Memasuki dunia perkuliahan merupakan suatu kesempatan yang langka, jangan salah, karena hanya 3,4 persen yang bisa menyelesaikan pendidikan tinggi dan hanya 9 persen orang Indonesia yang bisa masuk bangku kuliah. Angka ini sungguh menyesakkan dada. Dari sekitar 250 juta rakyat Indonesia, 3,4 persennya adalah 8,5 juta dan 9 persennya adalah 22,5 juta. Faktor keuangan menghambat temen-teman kita tidak dapat mengenyam dunia pendidikan. Namun, jangan karena fenomena mahalnya biaya pendidikan menjadikan kita menjadi seorang yang study oriented dengan target lulus cepat dan IPK tinggi tanpa memikirkan faktor lain. Kesempatan yang kita dapatkan untuk mengenyam dunia pendidikan di tingkat maha ini sebaiknya tidak disia-siakan, gunakan kesempatan ini untuk menjadi mahasiswa yang berbeda.

IPK tinggi hanyalah gerbang memasuki dunia kerja, namun sesungguhnya yang terpenting adalah bagaimana menjadikan diri kita sebagai lulusan yang COMPLETE sesuai dengan visi Universitas Diponegoro, yaitu Communicator, Professional, Leader, Educator, Thinker dan
Entreprenuer. Kapabilitas COMPLETE yang mayoritas berisikan soft skill
didapatkan di luar perkuliahan, bagaimana mendapatkannya? Ya, dengan mengikuti organisasi. Meskipun beberapa mengatakan mengikuti organisasi hanyalah membuang-buang waktu, tenaga, dan membosankan, namun jika kita memikirkan jauh ke depan dampak apa yang diberikan organisasi, pasti sangatlah tidak merugi. Ada banyak organisasi mulai dari tingkat jurusan, fakultas, serta universitas yang dapat mengembangkan potensi diri seperti mahasiswa dapat belajar memanajemen waktu, dapat bersosialisasi dengan baik, belajar bekerja sama dalam tim, melatih diri dalam komunikasi serta leadership.

Masih berminat menjadi mahasiswa study oriented? Think out of the box dan keluar dari zona nyaman, selamat berorganisasi!

Oleh: Sinta Irawati

Elleftition 2011: New Spirit for Advance Technology

Dengan mengusung tema New Spirit for Advance Technology, Teknik Elektro Undip menggelar elleftition 2011 yang diadakan pada hari minggu 30 Oktober 2011 yang bertempat di gedung lt.3 Teknik Elektro Undip. Elleftition 2011 merupakan kontes robotika se-Indonesia yang pertama kali diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) dan juga bisa di biang yang pertama kali di lingkungan Universitas Diponegoro.

Kontes yang mengadu kemampuan robot line follower ini diadakan dengan tujuan untuk memperkenalkan nama Fakultas Teknik Undip dalam kancah kontes robotika Nasional. Meskipun untuk kali pertama event ini diadakan namun peserta yang ikut serta dalam kontes ini bisa dibiang luar biasa yaitu kurang lebih 102 tim dari 19 Universitas dan Politeknik di seluruh Indonesia. Konsep yang diterapkan dalam lomba ini adalah dengan mengadu kecepatan masing-masing robot dalam sebuah line lintasan yang di desain berkelok-kelok. Dalam babak penyisihan digunakan sistem grup dimana dari tiap-tiap grup akan diambil juara dan runner-up untuk maju berlomba ke babak berikutnya.

Selama perlombaan berlangsung terlihat berbagai aksi dari robot tiap peserta yang sangat menarik untuk disaksikan, mulai dari yang dapat melaju dengan baik dan cepat hingga robot yang berjalan lambat dan keluar dari lintasan.

Menurut Agus yang merupakan salah satu peserta lomba dari UGM, persiapan yang dilakukan untuk mengikuti kontes ini sekitar 1 bulan dan menghabiskan biaya sekitar 1,5 juta untuk pembuatan robot dan persiapan lainnya. Agus juga menambahkan bahwa hal yang disayangkan adalah pemilihan waktu event yang tepat sebelum diadakannya Ujian Tengah Semester di kampusnya sehingga tidak dapat fokus dalam kontes ini, “Sayang banget waktunya mepet sama UTS, jadi persiapan kami kurang matang karena juga harus fokus pada tugas dan ujian di kampus”, ucap agus ketika di wawancarai tim Momentum.

Dalam elleftion 2011 ini Juara I berhasil direbut oleh tim ‘Sesuatu Banget Yah’ dari UGM, Juara II diraih oleh tim ‘Mas Adit’ dari UGM, dan Juara III didapatkan oleh ‘Or Are Arient dari’ UNY. Untuk kedepannya tentu saja event-event seperti ini sangat diharapkan untuk terus diadakan secara rutin, karena selain untuk memperkenalkan nama Undip dalam kancah Nasional event semacam ini bisa membantu memajukan mahasiswa melalui sebuah kompetisi yang sehat.

Reporter : B

Degradasi apresiasi pada musisi

Mp3 kini mungkin adalah sebuah media yang hampir semua orang di seluruh dunia ketahui dan gunakan untuk medengarkan musik. Sebuah media yang berbentuk file digital ini terkenal pada sepuluh tahun terakhir karena kemudahannya dan kepraktisannya untuk digunakan memainkan musik. Ya, mp3 merupakan salah satu kemajuan bidang teknologi sekaligus bidang musik yang bisa di bilang cukup signifikan. Bagaimana tidak? jika dulu untuk mendengarkan musik seseorang harus menggunakan kaset berukuran sekitar 60cm2 berisi sekitar 10-15 lagu kini hanya dengan sebuah mp3 player yang praktis terdapat ratusan lagu yang bisa didapat dengan gratis dari dunia maya. Namun di balik semua kegempitaan itu sebuah paradoks terjadi kepada para seniman musik, meskipun kini karya mereka dapat lebih mudah terdengar dan menyebar ke telinga para pendengar setianya di sisi lain kreatifitas mereka justru bagaikan di bunuh secara perlahan. Hal ini tentu saja dikarenakan angka penjualan album para musisi yang terjun bebas selama beberapa waktu terakhir, fenomena ini tentu saja sangat mudah di analisa sebagai salah satu efek kehadiran teknologi yang lebih praktis dan bisa di peroleh secara bebas tanpa bayar. Jika dulu seseorang harus merogoh kocek sekitar 20 ribu rupiah untuk mendapatkan sebuah album musisi kesayangannya, kini hanya dengan sebuah koneksi internet setiap orang bisa mendapatkan banyak album sekaligus secara gratis. Alhasil bukan hanya musisi saja yang di rugikan, toko-toko kaset dan cd yang selama ini menggantungkan usaha mereka pada penjualan album para musisi pun harus rela mengalami kemunduran bahkan kebangkrutan total. Ironis memang mengingat kemajuan teknologi yang harusnya dapat bermanfaat bagi semua pihak justru menyebabkan hal semacam ini, tapi apakah semua ini memang kesalahan dari teknologi tersebut? tentu saja tidak, masih banyak hal-hal lain yang menyebabkan fenomena ini terjadi.

Bila di amati fenomena ini cenderung terjadi pada negara-negara berkembang yang notabene memiliki kemampuan ekonomi menengah kebawah, jadi faktor ekonomi kah penyebab utamanya? mungkin ya mungkin juga tidak. Memang keadaan ekonomi merupakan salah satu faktor yang dominan dalam sebuah perdagangan, dalam hal ini perdagangan kreatifitas para seniman. Bisa saja faktor ekonomi memang punya andil, namun jika kita lihat saat ini di negara-negara besar dan maju seperi Amerika Serikat dan Inggris penurunan penjualan cd dan kaset juga mulai nampak. Mungkin yang terjadi selama ini adalah mulai merosotnya apresiasi masyarakat terhadap para seniman yang menyebabkan hilangnya penghargaan terhadap karya seni mereka. Memang belum diketahui apa yang menyebabkan hilangnya penghargaan masyarakat selama ini, namun yang jelas jika hal ini terus di biarkan maka sebentar lagi mungkin tidak ada lagi musisi yang bisa berkarya. Yang menjadi subjek utama di sini memang masyarakat itu sendiri, masyarakat seharusnya menghargai jerih payah musisi yang bekerja keras mengeksploitasi kreatifitas mereka demi memberikan suatu kesenangan kepada para penggemarnya, namun sayangnya kini sangat sedikit yang menyadari akan hal tersebut. Dalam blognya, Mike Shinoda yang juga merupakan salah satu personil Linkin Park pernah berujar “if any of you are stealing music from a band that you love, but you’re buying something from a company that you don’t care about, I would very politely suggest that you might have some re-prioritizing to do”. Maksud dari penyataan Mike di sini tentu saja sangat dapat dipahami, terutama bagi orang-orang mengaku sebagai fans berat seorang musisi, dimana saat ini rasa cinta fans dapat dengan mudah ditumbangkan dengan adanya pembajakan.

Problem utamanya kini adalah bagaimana cara untuk menyelamatkan karya-karya para musisi yang nyaris tidak dilindungi sama sekali. UU Hak Cipta yang di rancang pemerintah selama ini rasanya sama sekali tak memberikan efek yang berarti, sedangkan pembajakan pun kini semakin merajalela tanpa ada yang peduli. Mungkin zaman memang sudah berubah dan semua pihak harus siap dengan itu namun apakah lantas kita harus rela setiap kreatifitas dicuri dengan mudahnya?. Hal paling realisitis yang bisa dilakukan saat ini mungkin adalah mengedukasi masyarakat, tentu saja dalam hal ini masyarakat adalah subyek utama dan mengedukasi mereka untuk berhenti membajak dan mendownload secara gratis akan dapat mengurangi kegalauan para musisi. Bentuk edukasi tersebut bisa berupa kampanye, membuat slogan di tempat umum atau internet bahkan penyuluhan langsung, tidak mudah dan murah memang tapi bisa jadi cara ini lebih efektif daripada hanya sekedar membuat peraturan beserta ancaman hukuman penjaranya namun tidak pernah dilakukan dengan benar. Kesimpulannya mulai saat ini kita harus lebih mengapresiasi karya para musisi, mengapresiasi peluh keringat orang-orang yang sudah mengorbankan waktu dan tenaganya untuk memberikan hiburan kepada khalayak.

Mechanical Education Fair 2011

Mechanical Education Fair 2011 merupakan Program kerja dari Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) yang berupa acara dengan tujuan memberikan pendidikan kepada masyarakat umum. Untuk tema Mechanical Education Fair tahun ini mengangkat tema “Mengembangkan UMKM di era Greentechnology“, mengapa kita mengambil tema ini? Karena Usaha Mikro Kecil dan Menengah saat ini sangat disorot langsung oleh kementerian pusat, dimana dengan adanya UMKM di tengah-tengah masyarkat saat ini sangat membantu kestabilan perekonomian di Negara kita. Seperti arti logo Mechanical Education Fair 2011, dimana buah apel yang dilindungi oleh Gerigi besi yang menandakan dimana filosofi apel adalah semakin tinggi pohonnya semakin manis buahnya. Itu menggambarkan dimana semakin banyak UMKM di tengah-tengah masyarkat, semakin bagus pula perkembangan perekonomian di Indonesia dan Gerigi di samping buah apel itu adalah untuk melindungi UMKM dari lingkungan yang mengganggu keberadaan UMKM. Dominasi warna hijau melambangkan bahwa UMKM itu ramah lingkungan dengan dibantu  Teknologi Tepat Guna yang digunakan UMKM saat ini. Dengan keberadaannya, Teknologi Tepat Guna saat ini sangat membantu UMKM berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Filososfi dari Maskot MEF kali ini adalah menggambarkan anak Robot dengan Anak Pohon yang hidup bahagia, mereka saling melengkapi dan juga saling berkesinambungan. Ini menggambarkan teknologi yang berkembang saat ini, saat berkesinambungan pula terhadap UMKM yang berkembang di masyarakat, UMKM sekarang membutuhkan Teknologi yang tepat untuk mereka gunakan. Dengan adanya acara ini bertujuan untuk mengenalkan dan memberi arahan teknologi tepat guna apa saja yang sudah ditemukan masyarkat untuk perkembangan UMKM saat ini.

Roboboat Undip MENDUNIA

Semarang, undip.ac.id Tim Roboboat Undip meraih prestasi menempati peringkat 6th dan sebagai The Best Desaign dalam ajang Roboboat Competition yang diselenggarakan oleh Assosiation for UNMANNED Vehicle System International (AUVSI) Foundation and ONR’s 4th International RoboBoat Competition, yang digelar 9-12 Juni 2011 di Virginia USA

Selain mendapatkan prestasi tersebut Tim Undip juga mendapat penghargaan tambahan dalam Inovation in Design and cost performance. Kompetisi Roboboat ini adalah sebuah ajang perlombaan bagi mahasiswa dalam menunjukkan kemampuannya menciptakan robot yang bisa di jalankan secara otomatis didalam air dengan tingkat kesulitan yang tinggi  di perairan.  Tim Undip terdiri dari Ahlan Z (Teknik Perkapalan), Mohamad Ansori (Teknik Perkapalan) Tri Bagus susilo (Teknik Elektro), Ogi Tridho Maroghi (Teknik Perkapalan), Fatih Khamdani (Teknik Mesin), Andi pratama (Teknik Perkapalan) dan Yudis (Teknik Mesin).

Menurut M. Ansori salah satu anggota tim Sangat berbeda robot yang lintasannya darat, robot di air memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi. Karena air adalah Fluida bergerak yang sulit diprediksi.

“Perjuangan mengikuti final lomba ini cukup berat, mulai dari kesulitan pendanaan, kesulitan mendapatkan visa sampai penggunaan bahan bahan bekas yang dipakai untuk pembuatan Roboboat ini” tambah M.Ansori, salah satu anggota tim yang belum bisa ikut ke Virginia, dikarenakan ijin Visa yang belum keluar.

“Sampai saat Tim Indonesia mendapatkan Penghargaan, pendanaan untuk keberangkatan belum bisa dipenuhi semuanya, bahkan ketika sudah berada di Virginia mengikuti kompetisi tersebut, disamping kalah dari segi teknologi anggota tim harus menghemat dana biaya hidup”  paparnya lebih lanjut

Tidak kurang dari 15 Tim dari seluruh dunia berpartisipasi dalam acara tersebut mereka antara lain adalah University of Rhode Island, University of Central Florida, Virginia Tech, University of Michigan, Nasional Cheng Kung University dan masih banyak yang lainya. Undip adalah satu-satunya peserta dari Indonesia dalam ajang tersebut.  Urutan pemenang ajang tersebut adalah Juara 1 Universitas Rhode Island, Juara 2 University of Central Florida, Juara 3  Sistem Georgia Tech Lab Aerospace, Juara 4 Virginia Tech, Juara 5  Stevens Institute, Juara 6 Universitas Diponegoro, Indonesia dan Juara 7 Georgia Tech Savannah Robotika.

Keberangkatan Tim ini didukung oleh banyak pihak, diantaranya adalah : UNDIP, Fakultas Teknik UNDIP, Jurusan T. Perkapalan, PT.Pertamina, PT.Terafulk, DIKTI, IKA UNDIP,PT. Jasa Marina Indah, PT. Djarum, Kementrian BUMN, dan pihak pikhan yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.

Sementara itu Rektor Undip, Prof. Sudharto P Hadi, MES, PhD menyampaikan selamat, apresiasi dan kebanggaan atas prestasi yang telah di raih oleh mahasiswa Undip. “Prestasi ini sangat membanggakan dan mengesankan, tidak tanggung-tanggung Undip mampu berprestasi tingkat internasional, sejajar dengan Universitas terbaik dunia lainnya” tuturnya. “Semoga prestasi ini menginspirasi semua mahasiswa Undip dan juga mahasiswa Indonesia lainnya untuk terus berkreasi kreatif sehingga menghasilkan inovasi spektakuler dan mengagumkan serta bermanfaat bagi masyarakat luas” katanya ditemuai di sela-sela aktifitasnya memimpin Rakor Undip.

Sudharto menambahkan Kini Undip dan Indonesia sedang menunggu putra putra terbaiknya kembali ke tanah air, semoga dengan prestasi yang telah diukir, akan membuat banyak pihak membantu serta bisa mengembangkannya untuk kemajuan bangsa.

Tautan :

1. ” Dokumentasi Tim Undip ”

2. Republika Online

3. Kompas Online

4. OkeZone

5. SuaraMerdeka

6. BEM FT KM UNDIP