<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Momentum NEWS</title>
	<atom:link href="http://momentum.lokal.detik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://momentum.lokal.detik.com</link>
	<description>Cerdas, Objektif, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 May 2012 15:29:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Event Ukhuwah Terbesar Anak Teknik</title>
		<link>http://momentum.lokal.detik.com/2012/05/05/event-ukhuwah-terbesar-anak-teknik/</link>
		<comments>http://momentum.lokal.detik.com/2012/05/05/event-ukhuwah-terbesar-anak-teknik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 15:29:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>momentum team</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://momentum.lokal.detik.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[TANYA? Sebagian orang mungkin akan bertanya-tanya mengenai kata ini. Sedangkan sebagian lainnya mungkin akan langsung mengerti bila mengkaitkannya dengan event Fakultas Teknik Undip. Ya, pada bulan Mei, Fakultas Teknik Undip akan mengadakan event bertajuk Tanya 2012, Tafakur Alamnya Anak Teknik 2012. Event ini merupakan event tahunan. Tahun ini, Tanya 2012 akan jatuh pada tanggal 17-19]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://momentum.lokal.detik.com/files/2012/05/tany.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-288" src="http://momentum.lokal.detik.com/files/2012/05/tany-300x222.jpg" alt="" width="300" height="222" /></a></p>
<p>TANYA? Sebagian orang mungkin akan bertanya-tanya mengenai kata ini. Sedangkan sebagian lainnya mungkin akan langsung mengerti bila mengkaitkannya dengan event Fakultas Teknik Undip.</p>
<p>Ya, pada bulan Mei, Fakultas Teknik Undip akan mengadakan event bertajuk Tanya 2012, Tafakur Alamnya Anak Teknik 2012. Event ini merupakan event tahunan. Tahun ini, Tanya 2012 akan jatuh pada tanggal 17-19 Mei 2012 dan dilaksanakan di daerah Bantir.</p>
<p>“Ini adalah event ukhuwah atau persaudaraan tebesar yang ada di Fakultas Teknik,” ujar Muhammad Ihsan Hidayat, ketua Forum Angkatan Muslim Teknik 2010 sekaligus Koordinator angkatan 2010. Beliau berani mengklaim acara tanya ini sebagai event persaudaraan terbesar di Teknik, karena syarat-syarat untuk menjadi peserta sangatlah sederhana. Persyaratan yang dibutuhkan hanya <em>muslim, mahasiswa </em><em>T</em><em>eknik </em><em>U</em><em>ndip  dan mahasiswa baru</em>, sehingga tidak ada batasan kuota.</p>
<p><span id="more-287"></span>Sebenarnya ada satu lagi syarat yang harus dipenuhi peserta, yaitu setiap peserta dikenakan konstribusi sebesar Rp 40.000,00. Bila dikalkulasikan, kontribusi tersebut masih terhitung murah, mengingat acara ini berlangsung selama 3 hari dan sudah termasuk makan. “Ini semua merupakan bagian dari komitmen panitia untuk membuka event persaudaraan ini seluas luasnya,” komentar Muhammad Ihsan Hidayat yang ditemui di Masjid Kampus Undip. Besar kontribusi tersebut masih dapat berkurang bila peserta dalam satu jurusan lebih atau sama dengan 30 peserta, serta akan mendapatkan potongan bila ada anggaran delegasi untuk Rohis-Rohis Jurusan maupun Himpunan Jurusan.</p>
<p>Menu acara yang dapat dinikmati oleh para peserta antara lain Training, Outbond, Teamwork dan Leadership. Diadakannya event ini bertujuan untuk menambah silaturahmi, komunikasi persaudaraan mahasiswa muslim teknik di Undip. Selain itu, acara ini juga dapat menjadi alternatif mahasiswa teknik yang ingin <em>refresing</em> dan melepas penat setelah melakukan ujian, ingin bercengkrama dengan alam sambil tetap memperkaya ilmu dan menambah jaringan.  Informasi dari panitia, pendaftaran telah dibuka mulai tanggal 23 April 2012 dan rencana akan ditutup pada 10 Mei 2012.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://momentum.lokal.detik.com/2012/05/05/event-ukhuwah-terbesar-anak-teknik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisuda Fakultas Teknik</title>
		<link>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/30/wisuda-fakultas-teknik/</link>
		<comments>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/30/wisuda-fakultas-teknik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 09:27:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>momentum team</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://momentum.lokal.detik.com/?p=273</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang terlintas dipikiran anda ketika mendengar kata wisuda? Yang pasti, memakai toga dan topi wisuda yang siap dilemparkan ke atas. Begitu juga di Universitas Diponegoro. Tepatnya pada 26 April 2012, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro menggelar Penglepasan Lulusan Program Pascasarjana, Program Sarjana dan Diploma. Terlihat banyak mahasiswa berpakaian toga beserta topinya memenuhi gedung Soedarto. Tidak]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Apa yang terlintas dipikiran anda ketika mendengar kata wisuda? Yang pasti, memakai toga dan topi wisuda yang siap dilemparkan ke atas. Begitu juga di Universitas Diponegoro.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Tepatnya pada 26 April 2012, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro menggelar Penglepasan Lulusan Program Pascasarjana, Program Sarjana dan Diploma. Terlihat banyak mahasiswa berpakaian toga beserta topinya memenuhi gedung Soedarto. Tidak kalah ramai, para keluargapun ikut mendampingi para wisudawan/wisudawati. Suasana suka cita terlihat dalam antrian masuk. Meskipun wisudawan hanya diperbolehkan membawa 2 orang untuk masuk mendampinginya, tetapi keluarga yang lain pun dengan senang menunggu di luar gedung. Selain para wisudawan dan keluarganya, terlihat para tamu undangan dari 19 jurusan di Fakultas Teknik, serta perwakilan dari organisasi mahasiswa seperti BEM dan Senat.<span id="more-273"></span></p>
<p style="text-align: justify">Pada penglepasan periode ke-2 ini, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro meluluskan 443 mahasiswanya menjadi sarjana teknik. Pada periode ini, jumlah wisudawan  mengalami peningkatan dibanding periode sebelumnya. Panitia memperkirakan pada periode berikutnya akan mengalami peningkatan 2 kali lipat.</p>
<p style="text-align: justify">Acara ini berjalan dengan lancar. Para wisudawan dengan tertib memasuki gedung dan menempati tempat duduk masing-masing, diiringi musik tradisional gending jawa. Para wisudawan duduk di barisan kursi depan, sedangkan keluarga duduk di barisan belakang. Setelah semua menempati tempat duduk, pimpinan fakultas beserta jajaran pun memasuki ruangan.</p>
<p style="text-align: justify">Sebelum acara penglepasan dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik, para wisudawan dan keluarga menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mengheningkan Cipta. Acarapun dilanjutkan dengan beberapa sambutan, kemudian penyerahan Transkrip kepada lulusan <em>Cum Laude</em> dan Terbaik, yaitu kepada Muhamat Taufik, ST. MT. (Program Pascasarjana PWK), sebelum penyerahan transkrip kepada seluruh wisudawan. Paduan Suara Mahasiswa Teknik menyanyikan Mars Teknik dan Mars Undip setelah penyerahan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify">Acara selanjutnya adalah kesan-kesan yang disampaikan oleh Andhi Kusuma. Beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman semua dan terutama kepada ibunya yang telah membesarkannya. Beliau berharap semua lulusan Teknik Univesitas Diponegoro dapat menjadi sarjana teknik yang jaya. Jaya dalam akademik, jaya dalam <em>financial</em>, dan jaya dalam cinta.</p>
<p style="text-align: justify">Penglepasan Lulusan Program Pascasarjana, Program Sarjana dan Diploma Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Periode II ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Agung Susilo.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/30/wisuda-fakultas-teknik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terkendala Pendanaan dan Fasilitas, Robotika Undip Tetap Berprestasi</title>
		<link>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/30/terkendala-pendanaan-dan-fasilitas-robotika-undip-tetap-berprestasi/</link>
		<comments>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/30/terkendala-pendanaan-dan-fasilitas-robotika-undip-tetap-berprestasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 09:19:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>momentum team</dc:creator>
				<category><![CDATA[Prestasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://momentum.lokal.detik.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Pada perlombaan KRI-KRCI 2012 Regional 3 yang digelar di Gor Jatidiri Semarang, Sabtu (28/4), Tim Robotika Undip mampu meraih prestasi yang cukup membanggakan. Untuk KRI (Kontes Robot Indonesia), Tim KRI Undip yang diketuai oleh Suwoko dari S1 Teknik Mesin, berhasil memperoleh juara ke-4. Sedangkan untuk KRCI (Kontes Robot Cerdas Indonesia), pada kategori Robot Berkaki, Tim]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">Pada perlombaan KRI-KRCI 2012 Regional 3 yang digelar di Gor Jatidiri Semarang, Sabtu (28/4), Tim Robotika Undip mampu meraih prestasi yang cukup membanggakan. Untuk KRI (Kontes Robot Indonesia), Tim KRI Undip yang diketuai oleh Suwoko dari S1 Teknik Mesin, berhasil memperoleh juara ke-4. Sedangkan untuk KRCI (Kontes Robot Cerdas Indonesia), pada kategori Robot Berkaki, Tim KRCI Undip yang diketuai oleh Esa Apriaskar dari S1 Teknik Elektro, mampu meraih urutan ke-6.<span id="more-274"></span></p>
<p style="text-align: justify">Pada perlombaan KRI, penentuan juara dilakukan dengan menggunakan sistem setengah kompetisi, dimana seluruh tim dibagi menjadi empat grup. Tiap-tiap grup akan meloloskan 1 tim untuk maju ke babak semifinal dan bertarung dengan juara grup lain untuk selanjutnya melaju ke babak final untuk memperebutkan juara 1.</p>
<p style="text-align: justify">Pada babak penyisihan, Tim KRI Undip berhasil mengalahkan semua lawan-lawannya, yaitu Tim KRI dari Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) sehingga berhak melaju ke babak semifinal. Di babak semifinal, Tim KRI Undip berhadapan dengan Tim KRI UGM. Pada babak ini Tim KRI Undip harus mengakui keunggulan Tim KRI UGM dengan skor 10-115. Dengan hasil di babak semifinal ini, Tim KRI Undip harus berhadapan dengan TIM KRI Unisula yang sebelumnya kalah dari Tim KRI UNY untuk memperebutkan juara ke-3. Pada perebutan juara ke-3, Tim KRI Undip memperoleh juara ke-4 setelah kalah dengan skor 10-0.</p>
<p style="text-align: justify">Kendati hanya meraih juara ke-4, Tim KRI Undip kemungkinan besar akan melangkah ke KRI Nasional mewakili regional 3 bersama tiga tim yang lain. “Kemungkinan besar kita maju ke nasional, tapi kita tunggu saja surat dari Dikti,” ujar Suwoko saat dihubungi oleh Momentum sehari setelah perlombaan, Minggu (29/4).</p>
<p style="text-align: justify">Sementara itu, untuk KRCI sistem penentuan juara yang digunakan berbeda dari tahun lalu. Yaitu dengan sistem poin, bukan satu lawan satu. Tim yang paling banyak mendapat poin akan berada di urutan bawah dari tiga kali tanding (semakin kecil poin, semakin bagus). Jika ada tim yang berhasil memadamkan api melalui lintasan perlombaan, sudah dapat dipastikan akan maju ke tingkat nasional. Untuk KRCI, kedua kategori baik kategori Robot Beroda atau Robot Berkaki, juara 1 diraih oleh UGM. Sementara itu, Tim KRCI Undip berhasil memperoleh peringkat ke-6 pada kategori Robot Berkaki.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Terkendala Fasilitas dan Pendanaan</strong></p>
<p style="text-align: justify">Dengan hasil ini, bukan berarti Tim Robotika Undip tidak lebih baik dari universitas-universitas lain. “SDM kita sebenarnya ngga kalah dengan universitas yang menang kemarin, hanya saja pendanaannya kurang dan telat,” ujar Suwoko. Hal senada juga disampaikan oleh Mulkan Azizi dari S1 Teknik Elektro, mekanik Tim KRCI Undip kategori Robot Beroda. “Kendala utamanya menurut saya bukan dari SDM-nya, tapi fasilitas dan pendanaannya,” ujar Azizi. “Menurut saya, algoritma yang telah dibuat oleh kami sudah bagus. Tapi karena dana yang minim, sehingga <em>hardware</em>-nya pun juga pas-pasan. Sebagus apapun program kalau tidak didukung <em>hardware</em> yang mumpuni, ya ngga akan berhasil,” tambah Azizi.</p>
<p style="text-align: justify">Selain pendanaan, Tim Robotika Undip juga terkendala masalah fasilitas saat persiapan. “Selain itu kendalanya juga karena <em>track</em> yang ada di laboratorium kami sudah sangat tidak presisi dengan yang ada di tempat pertandingan karena dana untuk membuat <em>track</em> cukup mahal. Makanya kita menggunakan <em>track</em> tahun-tahun lawas. Dimensi <em>track</em> dan <em>furniture</em>-nya beda dengan pertandingan kemarin. Sebagai contoh, <em>uneven floor</em> (polisi tidur atau tanjakan di lintasan lomba, red) lebih tinggi daripada yang ada di lab. Jadi kemarin sempat nyangkut dan ngga kuat nanjak,” ujar Azizi.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Ucapan Terimakasih Untuk Suporter Dipomania</strong></p>
<p style="text-align: justify">“Untuk Suporter, kami mengucapkan banyak terimakasih atas dukungannya. Berkat suporter semangat juang kami bertambah,” ujar Suwoko.</p>
<p style="text-align: justify">“Terimakasih atas dukungannya kepada seluruh warga Undip, khususnya civitas akademika Fakultas Teknik yang telah membangkitkan semangat kami dengan kekompakan yang membuat saya kagum,” ujar Azizi.</p>
<p style="text-align: justify"><strong>Berikut Susunan Tim KRI-KRCI Undip :</strong></p>
<p style="text-align: justify">Tim KRI : Suwoko (S1 Teknik Mesin, ketua), M. Aveorus Al Ghazales (S1 Teknik Mesin), Guntur Rian Muhammad Nur (S1 Teknik Mesin), Rezki Ahmaliyansyah (S1 Teknik Elektro), Muh. Ade Rahmawan (S1 Elektronika dan Instrumentasi).</p>
<p style="text-align: justify">Tim KRCI kategori Robot Beroda : Muhammad Danang Nuralamsyah (S1 Teknik Elektro, ketua), Ilham Bayu Pratama (S1 Teknik Elektro), Mulkan Azizi (S1 Teknik Elektro).</p>
<p style="text-align: justify">Tim KRCI kategori Robot Berkaki : Esa Apriaskat (S1 Teknik Elektro, ketua), Roby Adi Wibowo (D3 Teknik Elektro), Risky Adi Nugraha (S1 Teknik Elektro). <strong>(Ismail Nur Hidayat)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/30/terkendala-pendanaan-dan-fasilitas-robotika-undip-tetap-berprestasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>700 Mahasiswa Teknik Akan Dukung Tim KRI Undip</title>
		<link>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/26/700-mahasiswa-teknik-akan-dukung-tim-kri-undip/</link>
		<comments>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/26/700-mahasiswa-teknik-akan-dukung-tim-kri-undip/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 03:47:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>momentum team</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://momentum.lokal.detik.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai bentuk dukungan untuk TIM Robotika Undip yang akan berlomba pada ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) 2012 yang akan berlangsung pada Sabtu (28/4) di Gor Jatidiri Semarang, beberapa perwakilan jurusan dan BEM FT beninisiatif membentuk kelompok Suporter Teknik. Dukungan yang akan diberikan oleh Suporter Teknik ini kepada Tim KRI yang akan berlomba adalah dengan memberikan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai bentuk dukungan untuk TIM Robotika Undip yang akan berlomba pada ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) 2012 yang akan berlangsung pada Sabtu (28/4) di Gor Jatidiri Semarang, beberapa perwakilan jurusan dan BEM FT beninisiatif membentuk kelompok Suporter Teknik. Dukungan yang akan diberikan oleh Suporter Teknik ini kepada Tim KRI yang akan berlomba adalah dengan memberikan semangat dan yel-yel saat berlomba nanti.<span id="more-271"></span></p>
<p>Beberapa perwakilan jurusan setidaknya sudah empat kali mengadakan pertemuan setiap hari Senin. “Selama ini pertemuan dilakukan di Sudarto sayap kiri, pertemuan sudah berlangsung 4 kali, dan untuk harinya tiap Senin jam 4 sore,” tutur Indra koordinator Suporter dari BEM FT saat dihubungi oleh Momentum Rabu (25/4). Walaupun pertemuan koordinasi suporter Teknik ini sudah cukup sering dilakukan, namun masih terdapat beberapa kendala dalam penggalangan dukungan dari Mahasiswa Teknik. “Halangan yang paling sering terjadi adalah bentroknya jadwal praktikum, asistensi, dan tugas-tugas besar lain dari masing-masing jurusan, serta adanya <em>event</em> di tiap-tiap jurusan,” tutur Indra.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, jumlah suporter yang sudah menyatakan kesediannya untuk ikut mendukung Tim KRI berjumlah 600-an orang. Suporter Teknik sendiri menargetkan dapat menggalang 700 mahasiswa untuk ikut bergabung dalam Suporter Teknik dan tiap-tiap jurusan setidaknya dapat mendelegasikan 50 orang untuk bergabung. “Dari Mesin kita mengirim 350 orang dan dari Elektro mengirim 150 orang. Kita juga mengharap tiap-tiap jurusan dapat mengirim minimal 50 orang,” kata Dzikri koordinator Jurusan Teknik Mesin saat dihubungi Momentum Kamis (26/4).</p>
<p>“Seperti yang aku jelaskan dari awal tentang kendala ya, dan kita juga bersyukur karena ini baru awal pembentukan Suporter Teknik, mungkin dengan ini teman-teman yang lain bisa membuka diri untuk bergabung dengan kita,” kata Indra. “Kami mengharap seluruh mahasiswa Teknik ikut berdoa dan mendukung Tim KRI yang akan berlaga Sabtu nanti,” kata Freddy Hasugian koordinator lapangan Suporter Teknik saat dihubungi Momentum Kamis (26/4). <strong>(Ismail Nur Hidayat)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/26/700-mahasiswa-teknik-akan-dukung-tim-kri-undip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari bumi</title>
		<link>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/hari-bumi/</link>
		<comments>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/hari-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 16:58:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>momentum team</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://momentum.lokal.detik.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Banyak hal  bisa dilakukan untuk memperingati hari bumi. Di UNDIP misalnya, Jumat 20 Maret 2012 mengadakan Fun bike besama rector dan car free day mulai jam 06.00-10.00 wib. Kampus UNDIP terlihat tidak seperti biasanya yang ramai lalulalang kendaraan bermotor milik  mahasiswa maupun dosen Jalan utama dikampus terlihat sepi, sepertinya car free day berjalan lancar. Namun]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak hal  bisa dilakukan untuk memperingati hari bumi. Di UNDIP misalnya, Jumat 20 Maret 2012 mengadakan Fun bike besama rector dan car free day mulai jam 06.00-10.00 wib. Kampus UNDIP terlihat tidak seperti biasanya yang ramai lalulalang kendaraan bermotor milik  mahasiswa maupun dosen Jalan utama dikampus terlihat sepi, sepertinya car free day berjalan lancar.<span id="more-264"></span></p>
<p>Namun tidak semua mahasiswa melaksanakan car free day. Menurut saya car free day belum berjalan maksimal. Masih banyak mahasiswa yang menggunakan kedaraan bermotor. Wilayah kampus UNDIP memang cukup luas ada beberapa kampus yang langsung berhubungan dengan permukiman warga, sehingga ada jalan pintas untuk menuju kapus melewati permukiman warga tersebut . Jalan tersebut dimanfaatkan untuk menghindari petugas car free day, mahasiswa tetap menggunakan kendaraan bermotor untuk pergi ke kampus.</p>
<p>Seharusnya lebih siaga dalam berjaga, menjaga semua jalan menuju kampus agar car free day  berjalan maksimal dan dilaksanakan oleh semua mahasiswa. Selain itu petugas juga harus tegas kepada mahasiswa yang tetap membawa kendaraan bermotor dengan tidak memperbolehkan memasuki area kampus. Tetapi dengan mudahnya mahasiswa dapat memasuki area kampus dengan mengatakan “kampus saya deket situ pak”. Kalo seperti ini apakah car free day sudah dijalankan dengan baik?</p>
<p>Sebagai mahasiswa seharusnya kita dapat mematuhi aturan kampus dan bersikap arif terhadap bumi. Dengan tidak menggunakan kedaraan bermotor tanpa kita sadari kita mengurangi pencemaran udara khususnya dikampus. Kita dapat rasakan betapa sejuk dan tenangnya kampus ini jika seluruh warga undip baik mahasiswa maupaun dosen melaksanakan car freeday dengan baik.</p>
<p>Banyak mahasiswa yang tidak mengerti tentang pentingnya memperingati hari bumi seperti dengan adanya car free day yang mungkin menyusahkan bagi mereka. Mereka tidak menyadari bahwa bumi yang mereka pijak ini sudah tua dan mungkin tidak lama lagi umurnya. Ini adalah tugas bagi kita untuk merangkul mereka agar peduli dan menyayangi alam ini. Apakah yang akan terjadi bila dikamapus yang indah ini dipenuhi dengan asap kendaraan? Apakah anak cucu kita nanti  masih dapat menghirup oksigen yang kita hirup sekarang ini? Marilah kita bersama menjaga dan menyanyagi bumi ini agar tetap lestari.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/hari-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GEODESI SPORT COMPETITION SUKSES DIGELAR</title>
		<link>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/geodesi-sport-competition/</link>
		<comments>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/geodesi-sport-competition/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 14:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>momentum team</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://momentum.lokal.detik.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Serangkaian kompetisi olahraga bertajuk Geodesi Sport Competition (GSC) telah dilaksanakan dan ditutup pada Minggu (22/4). Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Geodesi ini bertujuan untuk mempererat rasa persaudaraan mahasiswa se-Fakultas Teknik melalui olahraga. Cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan pada GSC kali ini antara lain basket 3 on 3, voli, dan futsal. Berbeda dengan GSC tahun lalu]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Serangkaian kompetisi olahraga bertajuk <em>Geodesi Sport Competition</em> (GSC) telah dilaksanakan dan ditutup pada Minggu (22/4). Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Geodesi ini bertujuan untuk mempererat rasa persaudaraan mahasiswa se-Fakultas Teknik melalui olahraga. Cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan pada GSC kali ini antara lain basket <em>3 on 3</em>, voli, dan futsal.<span id="more-261"></span></p>
<p>Berbeda dengan GSC tahun lalu yang hanya diperuntukkan bagi mahasiswa ‘se-Gedung Kuliah Bersama’, pada tahun ini GSC dibuka lebih luas dengan mengundang semua jurusan di Fakultas Teknik walaupun dengan kuota yang terbatas. Menurut Hanung, ketua panitia GSC 2012, hal ini disebabkan karena minat jurusan-jurusan di Fakultas Teknik untuk mengikuti kompetisi ini cukup besar. GSC 2012 sendiri diikuti oleh 15 jurusan dari total 19 jurusan di Fakultas Teknik. Hal ini menandakan acara ini memang cukup diminati.</p>
<p>Acara dibuka pada hari Jumat (20/4) dengan pertandingan basket <em>3 on 3</em> dan dilanjutkan dengan cabang-cabang olahraga yang lain. Panitia GSC 2012 kali ini terlihat cukup siap dalam menyelenggarakan acara ini. Hal ini dapat dilihat dari antisipasi panitia yang cukup baik saat terjadi hujan di hari pertama. “Kami memang telah mempersiapkan rencana B. Apabila hujan, acara akan ditunda dan dilanjutkan hari selanjutnya,” ujar Hanung.</p>
<p>Tim-tim yang menjadi juara GSC 2012 ini memang merupakan tim yang sudah dipersiapkan dengan baik. Pada cabang futsal, juara satu diraih oleh S1 perkapalan, sementara juara dua diraih oleh S1 Sipil. Untuk cabang voli, D3 mesin meraih juara satu setelah mengalahkan D3 sipil yang harus puas memperoleh posisi <em>runner-up</em>. Sementara untuk basket <em>3 on 3</em> putra, S1 Industri berhasil meraih juara satu, dan juara dua diraih oleh S1 Kimia. Sedangkan untuk basket <em>3 on 3</em> kategori putri, tim S1 planologi memperoleh juara satu setelah mengalahkan tim tuan rumah S1 Geodesi. <strong>(Arena)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/geodesi-sport-competition/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Bumi, HMTL Gelar Acara Tahunan “Green Is Great”</title>
		<link>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/peringati-hari-bumi-hmtl-gelar-acara-tahunan-%e2%80%9cgreen-is-great%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/peringati-hari-bumi-hmtl-gelar-acara-tahunan-%e2%80%9cgreen-is-great%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 12:53:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>momentum team</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://momentum.lokal.detik.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[Memperingati Hari Bumi yang jatuh pada Minggu 22 April 2012, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) menggelar tiga rangkaian acara “Green Is Great”. Rangkaian acara ini diawali dengan pengabdian masyarakat oleh HMTL yang bekerja sama dengan BEM FT dengan membagi-bagikan tong sampah dan melakukan bersih Pantai Maron, Sabtu (14/4). Acara kedua yang digelar adalah seminar “Lets]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memperingati Hari Bumi yang jatuh pada Minggu 22 April 2012, Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) menggelar tiga rangkaian acara “Green Is Great”. Rangkaian acara ini diawali dengan pengabdian masyarakat oleh HMTL yang bekerja sama dengan BEM FT dengan membagi-bagikan tong sampah dan melakukan bersih Pantai Maron, Sabtu (14/4).<span id="more-259"></span></p>
<p>Acara kedua yang digelar adalah seminar “<em>Lets Aplying Green Life Style</em>” yang digelar pada Sabtu (21/4) di Gedung Widya Puraya Undip dengan menghadirkan tiga pembicara sekaligus, yaitu Guru Besar Magister Ilmu Lingkungan Prof. Dr. Ir. Purwanto, DEA, Ketua IMTLI (Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia) Enos Friendy Lase, dan anggota CEO (<em>Care Enviromental Organization</em>) Listi Abi.  Acara seminar tersebut dibuka pada pukul 08.00 WIB oleh kajur Teknik Lingkungan Ir. Syafrudin, CES, MT dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Prof. Dr. Ir. Purwanto, DEA, serta <em>talkshow</em> oleh Enos Friendy Lase dan Listi Abi. Pada akhir acara, Enos Friendy dan Listi Abi juga mengajak puluhan peserta seminar yang hadir untuk berikrar menjalankan<em>green life style</em> dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Rangkaian acara “<em>Green is Great</em>” ini ditutup dengan acara “Aksi” yang menyajikan aksi teatrikal dan <em>longmarch</em> di Jalan Pemuda Minggu (22/4). Pada acara “Aksi” yang bertepatan dengan <em>Car Free Day</em> tersebut, para Mahasiswa Teknik Lingkungan juga mendirikan <em>stand</em> pejualan tas ramah lingkungan yang dapat ditukar dengan barang-barang bekas.</p>
<p>Mahasiswa dan masyarakat umum cukup antusias mengikuti rangkaian acara ini. “Respon masyarakat cukup antusias, bagus,” kata Arjuna, ketua panitia “<em>Green Is Greet</em>” kepada Momentum saat ditemui pada acara seminar di Gedung Widya Puraya.</p>
<p>Dengan acara “<em>Green is Great</em>” ini masyarakat diharapkan dapat peduli dengan lingkungan dan bumi. “Kami mengharapkan masyarakat peduli bumi kita,” kata Arjuna. “Saya harapkan Mahasiswa Teknik dan masyarakat paduli dari hal kecil. Penggunaan plastik (diminimalkan, red), buang sampah pada tempatnya, dan membiasakan penggunaan <em>tumbler refill</em> (untuk mengganti air minum kemasan, red)” tambahnya. <strong>(Ismail Nur Hidayat)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/peringati-hari-bumi-hmtl-gelar-acara-tahunan-%e2%80%9cgreen-is-great%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>“Semarang Harus Hijau!”</title>
		<link>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/%e2%80%9csemarang-harus-hijau%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/%e2%80%9csemarang-harus-hijau%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 12:51:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>momentum team</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://momentum.lokal.detik.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Semarang, Ibukota Provinsi Jawa Tengah yang merupakan kota padat dan sibuk dengan segala aktivitas warganya. Tak jauh berbeda dengan kota besar lainnya di Indonesia seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya, Semarang juga memiliki masalah yang sama yaitu masalah lingkungan. Contohnya polusi serta kurangnya daerah hijau. Bahkan khusus Semarang ada satu lagi masalah lingkungan yang serius yaitu]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semarang, Ibukota Provinsi Jawa Tengah yang merupakan kota padat dan sibuk dengan segala aktivitas warganya. Tak jauh berbeda dengan kota besar lainnya di Indonesia seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya, Semarang juga memiliki masalah yang sama yaitu masalah lingkungan. Contohnya polusi serta kurangnya daerah hijau. Bahkan khusus Semarang ada satu lagi masalah lingkungan yang serius yaitu masalah air <em>rob</em> yang cukup memprihatinkan.<span id="more-257"></span></p>
<p>Kondisi seperti itulah yang membuat mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang khususnya mahasiswa Teknik Lingkungan tergugah untuk melakukan suatu aksi yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat Semarang agar lebih peduli terhadap lingkungan sehingga kedepannya akan tercipta Semarang lestari dan hijau. “Semarang akan lestari dan hijau jika masyarakat semarang mampu mengaplikasikan gaya hidup <em>green live style</em> dalam kehidupan sehari – hari”, papar Kanda Arjuna, mahasiswa Teknik Lingkungan UNDIP selaku ketua acara.</p>
<p>Aksi yang dilaksanakan pada hari Minggu, 4 April 2012 di Jalan Pemuda Semarang ini diikuti oleh kurang lebih 110 mahasiswa Teknik Lingkungan UNDIP dan beberapa mahasiswa perwakilan dari IMTLI (Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia, <strong>Red.</strong>), UNNES, dan Universitas lainnya dari Jogja. Acara tersebut berlangsung bertepatan dengan acara <em>Car Free Day</em> yang dilakukan rutin tiap minggu oleh Pemkot Semarang dari jam 06.00 hingga 10.00 WIB, dengan harapan akan lebih banyak masyarakat yang berpartisipasi.</p>
<p>Aksi dimulai dengan <em>longmarch</em> pada pukul 07.00 WIB dari arah tugu muda oleh rombongan pertama, sedangkan rombongan kedua memulai <em>longmarch</em> dari Jalan Pemuda dan titik temunya berada di depan SMAN 5 Semarang. Setelah berkumpul dan menyampaikan orasi tentang peduli lingkungan, aksi dilanjutkan dengan acara teatrikal. Teatrikal yang diperankan oleh mahasiswa Teknik Lingkungan dan bantuan dari teman – teman UKM Teater UNDIP tersebut menceritakan tentang kerusakan lingkungan, khususnya penebangan pohon liar dan tidak menggunakan metode tebang pilih.</p>
<p>Pertunjukan tersebut cukup sukses karena mereka memerankan tiap tokoh teater tersebut dengan baik, ringan dan jelas sehingga masyarakat yang menyaksikan mengerti maksud dan tujuannya serta diharapkan membekas dan diimplikasikan dalam kegiatan sehari – hari. Hal ini selaras dengan apa yang diungkapkan salah satu penonton yaitu bapak Fauzi (33) dari Surabaya yang sudah lama bekerja dan tinggal di Semarang. “Menebang pohon sembarangan memang sangat merugikan semua pihak dan merusak lingkungan. Dan acara seperti ini sangat bagus dan bermanfaat supaya pemerintah juga ikut terbuka dan mau mengatasi masalah ini dengan serius”, ujar beliau.</p>
<p>Selain longmarch dan teatrikal ada kegiatan lainnya yaitu penjualan tas ramah lingkungan hasil daur ulang karya mahasiswa Teknik Lingkungan UNDIP. Satu buahnya dihargai Rp. 10.000,00 atau dengan hanya membayar Rp. 8.000,00 tetapi ditukar pula dengan barang – barang yang bisa didaur ulang seperti botol air minum atau barang plastik lainnya. Dengan begitu dapat mengurangi volume sampah dan membantu terciptanya semarang hijau.</p>
<p>Disamping kegiatan mahasiswa Teknik Lingkungan UNDIP, ada kegiatan lain yang tak kalah menarik, yaitu pemecahan rekor MURI Lumpia Terpanjang. Lumpia? Ya siapa yang tak kenal makanan khas semarang yang satu ini. Pada umumnya lumpia hanya berukuran kecil, dan bagian dalamnya berisi rebung (sayur bambu muda). Namun kali ini lumpia dibuat dengan panjang 465 meter dengan isi yang berbeda. Pemecahan rekor ini diselenggarakan di sepanjang  jalan Pemuda. Pembuatan lumpia ini melibatkan lebih dari 100 koki baik dari semarang maupun  luar semarang. Denagn menggunakan pakaian khas koki, para koki ini menunjukkan kepiawaiannya dalam membuat lumpia di hadapan para pengunjung. Masing –masing koki memiliki cara yang berbeda dalam membuat lumpia. Lumpia digoreng menggunakan penggorengan yang besar secara bergantian, lalu lumpia yang sudah jadi dihubungkan dengan kulit lumpia yang sudah disiapkan. Para koki terlihat antusias dan sangat berhati-hati dalam proses pembuatannya. Lumpia ini membentang dari depan DP mal sampai hotel Novotel. Setelah selesai dan di ukur panjangnya, lumpia tersebut dijual kepada para pengujung yang memiliki kupon dengan harga yang sangat murah yaitu Rp 10.000,00/50cm. “Kami berharap lumpia ini dapat memecahkan rekor lumpia terpanjang di Indonesia, sehingga lumpia dapat dikenal masyarakat luas”, ujar Pak Bonar, salah satu koki yang ikut serta dalam pembuatan lumpia terpanjang ini.</p>
<p>Serangkaian acara tersebut ditutup pukul 09.00 WIB dengan <em>longmarch</em> bersama sambil meneriakkan kata “Semarang Hijau” di sepanjang Jalan Pemuda. Kata “Semarang Hijau” diteriakkan penuh semangat berharap apa yang dilakukan tidak sia – sia dan hanya sebagai hiburan saat <em>car free day</em> saja, tetapi juga dapat menanamkan pemikiran sadar lingkungan dan betapa pentingnya pola hidup hijau atau <em>green lifestyle</em> bagi lingkungan, karena bumi bukan hanya untuk kita tetapi juga untuk anak cucu kita. Jadi kalau sekarang sudah rusak apa yang akan kita wariskan ke generasi setelah kita beberapa puluh tahun yang akan datang? (Tim Momentum)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/25/%e2%80%9csemarang-harus-hijau%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suara Mahasiswa Teknik Tentang Kenaikan BBM #magang</title>
		<link>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/09/suara-mahasiswa-teknik-tentang-kenaikan-bbm-magang/</link>
		<comments>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/09/suara-mahasiswa-teknik-tentang-kenaikan-bbm-magang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 16:58:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>momentum team</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://momentum.lokal.detik.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://momentum.lokal.detik.com/files/2012/04/page_1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-248" src="http://momentum.lokal.detik.com/files/2012/04/page_1.jpg" alt="" width="500" height="707" /><a href="http://momentum.lokal.detik.com/files/2012/04/page_2_copy.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-252" src="http://momentum.lokal.detik.com/files/2012/04/page_2_copy.jpg" alt="" width="500" height="705" /></a></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/09/suara-mahasiswa-teknik-tentang-kenaikan-bbm-magang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Budaya Titip Absen di Kalangan Mahasiswa? #magang</title>
		<link>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/09/budaya-titip-absen-di-kalangan-mahasiswa-magang/</link>
		<comments>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/09/budaya-titip-absen-di-kalangan-mahasiswa-magang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 16:49:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>momentum team</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://momentum.lokal.detik.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://momentum.lokal.detik.com/files/2012/04/TA.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-243" src="http://momentum.lokal.detik.com/files/2012/04/TA.jpg" alt="" width="490" height="346" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://momentum.lokal.detik.com/2012/04/09/budaya-titip-absen-di-kalangan-mahasiswa-magang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

